Berakhir dengan Skor Imbang, Solskjaer Percaya Diri Masuk 4 Besar

By | May 3, 2019

Solksjaer, manajer dari MU menyebut timnya tidak akan menyerah untuk sampai menuju 4 besar di Liga Inggris. Namun, dia tetap memiliki harapan, yakni akan mendapat keajaiban di laga  terakhir Liga Inggris. Tim yang dijuluki setan merah ini tidak berhasil memanfaatkan laga kandang saat melawan Chelsea, yang merupakan penghuni posisi empat dalam klasemen LIga Inggris.

Namun, ternyata MU malah berakhir dengan skor imbang 1-1 bersama Chelsea di Old Trafford. Hasil yang imbang tersebut membuat MU tetap berada dalam posisi keenam dengan total poin 65, dan tertinggal 3 angka dari Chelsea. Meskipun begitu, Solsk tetap percaya bahwa timnya akan bisa tembus ke empat besar di penghujung Liga Inggris nanti.

 

Laga Terakhir MU Bertandang dengan Tim Papan Bawah

Dalam laga terakhir, MU menghadapi tim papan bawah, yakni Cardiff di Old Trafford. Sedangkan Arsenal dan Chelsea akan menjalani laga tandang dan Tottenham Hotspur menjadi tim kuat Everton. Pada akhir musim bisa saja memunculkan beberapa kejutan serta keajaiban, hasil pertandingan yang kurang masuk akal, sehingga apapun bisa terjadi. Begitulah ungkapan Solsk sebagai manajer MU.

Solskjaer menambahkan bahwa mereka masih musim ini mereka selesaikan pada tempat yang lebih tinggi dan ia memastikan untuk melihat ada di posisi mereka nanti di klasemen akhir dan berapa banyak total poin yang bisa mereka dapatkan. Manajer MU yang telah berusia 46 tahun ini menegaskan bahwa Paul Pogba beserta kolega tak akan menyerah begitu saja.

 

Martial Didamprat Solskjaer di Hadapan Pemain MU

Anthony Martial menjadi pelampiasan amarah manajer Manchester United setelah laga melawan Chelsea selesai, pada Minggu (28/4/2019). Penyerang yang berasal dari Perancis tersebut mendapat damprat di hadapan seluruh tim Manchester United tepatnya di ruang ganti Old Trafford. Laga lanjutan Premier League tersebut berakhir dengan skor 1-1.

Manchester United tidak berhasil mengamankan poin setelah Juan meluncurkan tendangannya ke gawang pada menit ke -11 yang kemudian dibalas oleh Marcos Alonso di menit ke-43. Hal tersebut terjadi berkat ikut sertanya blunder kipper David de Gea. Namun, bukan de Gea yang menjadi memicu amarah Solskjaer.

Suksesor Jose Mourinho merasa geram dan mendamprat Anthony Martial karena perilaku dari Anthony sendiri. Padahal, Martial saat itu tidak ikut terjun ke lapangan, ia hanya menjadi pemain cadangan saja dan tidak diturunkan oleh Solskjaer. Dikabarkan pelatih yang berasal dari Nowergia tersebut merasa kesal ketika Martial jadi bahan perbincangan media sosial.

Hal ini terjadi setelah video dirinya yang sedang melakukan pemanasan menjadi viral serta menjadi perbincangan fans dan kalangan warganet. Dalam video yang diambil secara amatir tersebut, pemain MU yang berasal dari Perancis ini terlihat begitu santai dengan berjalan-jalan di sekeliling Old Trafford sebelum melakukan kick-off, kedua tangannya disimpan di belakang punggungnya yang hampir berkeringat.

 

Tak Ada Anak Emas dalam Tim

Solsk ternyata memperhatikan hal tersebut hingga akhirnya pada babak kedua,  ia lebih memilih untuk memasukkan Alexis untuk menggantikan posisi Marcus Rashford di menit ke 65. Sikap yang diambil oleh Rashford ini bisa menjadi sebuah bukti bahwa tidak ada yang menjadi anak emas dalam timnya ini.

Pasalnya, Martial cukup dikenal sebagai pemain yang mampu bersinar terang di bawah pengasuhan manajer yang berusia 46 tahun itu. Anthony Martial menjadi satu di antara 3 pemain andalan Manchester untuk memberikan serangan yang mematikan bersama Rashford juga Jesse Lingard.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *