Berkunjung ke Hotel Lawan! Apa yang Diinginkan Timnas Putri AS ke Skuad Neville?

By | July 3, 2019

Jelang laga kedua di semifinal Piala Dunia Wanita 2019, ada tindakan yang tidak biasa dilakukan oleh sebuah tim. Pihak Timnas Putri dari Amerika Serikat mengutus dua orang staff untuk mengunjungi dan melihat-lihat hotel Fourviere yang berada di kota Lyon yaitu tempat dimana tim lawannya menginap, yaitu Timnas Putri Inggris, pada hari Selasa (2/7/2019)

Namun, pihak Timans Putri dari Amerika Serikat itu membantahnya. Mereka menyatakan bahwa tindakan itu bukan sebuah motif untuk memata-matai pasukan lawan. Sang pelatih Jill Ellis mengatakan bahwa kunjungan itu merupakan antisipasi staffnya, apabila mereka berhasil mengalahkan lawan dan harus mencari markas untuk persiapan babak selanjutnya.

“Saya yakin bahwa semua tim pasti akan melakukan hal yang sama, mereka akan membuat rencana ke depan untuk strategi yang lebih baik. Staff yang berkunjung kesana adalah administrator tim dan bosnya,” ujar Jill Ellis, dikutip dari Guardian. Pihak Timnas Putri dari Amerika tidak terima jika mereka dianggap sebagai mata-mata tim lawan dengan melakukan tindakan tersebut.

 

Skuad Neville Tidak Terpengaruh Apapun Setelah Dimata-matai

Phill Neville yang merupakan salah satu anggota dari Timnas Inggris mengatakan, bahwa Timnas Putri Amerika tidak akan mendapatkan apapun dari kunjungannya itu. “Saya menganggapnya sebagai suatu hal yang lucu, dan berpikir ‘apa yang sedang mereka lakukan itu?’ kode etiknya tidak seperti itu bukan?” ujar Neville.

Beberapa media beranggapan, bahwa tindakan ini merupakan bentuk arogansi dalam turnamen ini dari Amerika Serikat. Tindakan melihat-lihat situasi tim lawan yang sedang berada di hotel untuk laga pamungkas. Amerika Serikat disebut-sebut merendahkan Timnas Inggris bahkan sebelum kedua tim bertemu di lapangan untuk laga semifinal. “Hal itu tidak akan diizinkan dalam tim kami,” ujar Tim Neville.

Banyak yang berasumsi bahwa tim Amerika Serikat Memang yakin dapat mengalahkan Inggris dan lolos semifinal ketiga, kemenangan itu telah terbukti setelah Amerika serikat menang secara beruntun sejak 2011 dan 2015. Bek AS Krieger mengatakan bahwa Alex Morgan dan timnya merupakan tim terbaik di dunia, dan tim cadangannya merupakan tim terbaik kedua setelahnya di dunia.

 

Timnas Putri Amerika Tidak Merasa Melakukan Tindakan Arogansi

Sang pelatih Jill Ellis tetap tidak merasa bahwa timnya telah melakukan tindakan arogansi kepada tim lawan hanya karena mengunjungi hotel yang sama, asumsi masyarakat terhadap tindakan ini terlalu berlebihan, “ tidak ada hubungannya dengan tindakan arogan, kami hanya melakukan persiapan dan planning. Saya bahkan tidak ada ide untuk pergi ke Lyon,” ujar Jill Ellis.

Menurut Jill Ellis, tindakan tersebut sangat wajar untuk dilakukan karena tim mereka selalu percaya diri bisa menjadi pememenang di liga tahun ini. Salah satu sosok yang telah menginspirasi Jill Ellis adalah Alex Ferguso, seseorang yang telah menukangi Phil Neville selama 11 tahun dalam tim Manchester United. Sosok inspirasinya itu telah menjadikannya sebagai seorang yang tangguh.

Tim Amerika Serikat memang terkenal sangat handal dan percaya diri dalam melawan musuhnya di setiap laga, mereka melakukan perencanaan yang matang untuk hasil yang lebih maksimal. Tim Phil Neville dan beberapa media berasumsi bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk arogansi terhadap tim lawan. Namun, Amerika Serikat tetap tidak merasa bahwa itu merupakan tindakan arogan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *