Ini Dia Strategi Jitu Zidane Bersama Real Madrid

By | August 4, 2019

WarungTips – Performa buruk Real Madrid pada musim lalu memberikan efek yang cukup besar bagi klub. Nah yang pertama dari modulasi yaitu muncul di ruang istirahat, ketika diangkatnya Zinadine Zidane untuk menggantikan posisi Solari. Salah satu hal yang dijanjikan oleh pelatih Real Madrid ialah akan diadakan pembaruan yang cukup significant pada skuat.

Hingga sejauh ini, pelatih Real Madrid yang berusia 46 tahun ini telah memegang kata-katanya dengan baik. Karena tidak kurang dari 5 pemain baru telah hadir di Bernabeu dengan total biaya yang dikeluarkan ialah 272 juta pounds. Sementara itu, empat orang pemain telah pergi dengan dari skuat dan empat pemain lainnya dipinjamkan.

Sebagian besar modulasi telah dibuat pada sisi pertahanan dan penyerangan. Hal ini ditujukan untuk bisa mengatasi dua masalah yang dihadapi pada musim lalu. Yakni, tidak mampu mencetak gol dengan jumlah yang cukup dan kebobolan yang melebihi daari cukup. Lini pertahanan tengah Real Madrid seolah hampir tidak pernah tersentuh.

Para pemain kunci masih diharapkan bisa ambil peran untuk bermain pada musim depan. Sebagai mantan gelandang, Zidane akan sangat tahu jika peran pemain tengah itu sangat penting. Kini, menuju musim baru Zozou akan berusaha untuk mendapatkan keseimbangan yang tepat di lini tengah. Berikut ini beberapa kemunginan kombinasi lini tengah Real Madrid di musi depan.

 

Peran Luka Zovic dan Karim Benzema

Zidane bisa memilih untuk bermain dengan empat di tengah dengan mengakomodasikan Jovic dan Karim Bersama. Dulu, hal tersebut merupakan sebuah prestasi yang sangat umum untuk melihat manager yang menempatkan empat orang pada pertahanan tengah, dengan dua gelandang tengah memegang pangkalan. Posisi sayap tradisional telah siap memberikan umpan silang kepada dua pemain yang ada di depan mereka.

Namun, untuk kehadiran Luka Jovic dan Frankfurt memberikan sebuah teka-teki bagi Zinadine Zidane. Pemain yang masih berusia 21 tahun pada musim ini berhasil mencetak 27 gol, sehingga menarik mampu menarik perhatian banyak klub top yang ada di Eropa. Luka Jovic saat ini ialah penyerang dinamis yang bisa bermain di mana saja pada garis pertahanan depan.

Namun, hal tersebut mengalami perkembangan yang cukup baik ketika ia diposisikan tepat di belakang Sebastian Haller di Frankfurt. Hingga saat ini, sistem penyerangan yang paling senang diandalkan oleh Zidane telah membuatnya beroperasi dengan hanya satu striker tengah. Sayangnya, jika hal tersebut dilakukan, akan mengorbankan Luka Jovic dan Benzema.

 

Kedudukan Poros Isco

Ini merupakan posisi yang paling digemari oleh sang manajer untuk permainan saat ini. Sistem ini memberikan sebuah pertahanan yang stabil, namun tetap memberikan kebebasan untuk ke dapan dan melakukan penyerangan. Sistem ini secara efektif akan menjadi 4-2-1-3, dengan Toni Kroos dan Casemo berperan sebagai perisai untuk pertahanan.

Sedangkan Isco menempati posisi lubang di bagian belakang tiga depan. Hal tersebut juga akan melihat Eden Hazard dan Vinicius ditempatkan pada posisi yang lebih alami ke depan, meskipun pemain Brasil harus bisa bermain di sebelah kanan. Akan tetapi, dengan mengorbankan salah satu antara Karim Benzema atau Luka Jovic.

Jika Anda seorang pengamat yang tajam, Anda akan menyadari bahwa dari kedua sistem sebelumnya dalam bagian ini tidak memberikan ruang untuk pemain terbaik di dunia, yakni Luka Modric. Padahal, pemain internsional Kroasia tersebut bermain dengan sangat baik sejak datang ke real madrid pada musim panas 2019. – Win88id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *