Kelebihan Pemain Non-Eropa, Inilah Persoalan Administrasi Real Madrid

By | August 14, 2019

Saat ini, Real Madrid sedang menghadapi masalah yang cukup rumit. Bukan saja karena badai cedera yang dialami pemainnya, tapi juga karena persoalan administrasi yang harus diselesaikannya karena kelebihan pemain non-Eropa. Jumlah pemain yang berlebih atau terlalu banyak membuat Real Madrid harus memangkas para pemain-pemain terbaiknya untuk menciptakan formasi yang prima.

Menurut aturan yang ada, setiap kontestan La Liga hanya berhak mendaftarkan tiga pemain yang berasal dari non-Eropa. Sedangkan, Real Madrid sendiri memiliki lima pemain non-Eropa, yaitu Takefusa Kubo, Rodrygo, Vinicius, Fede Valverde, dan Eder Militao. Jika kuota yang harus terpenuhi hanyalah 3 pemain, lantas siapakah yang akan dipilih oleh Zinedine Zidane?

Pasalnya, Los Blancos masih akan menggunakan strategi yang sama seperti musim sebelumnya untuk mengatasi permasalahan ini. Vinicius dan Rodrygo akan didaftarkan ke Real Madrid Castilla, sementara Kubo didaftarkan ke dalam tim U-19. Dengan demikian, Real Madrid masuk memiliki satu sisa kuota pemain non-Eropa di tim senior.

 

Prioritas Pemain Tim Senior

Mengenai lima pemain non-Eropa yang dimiliki Real Madrid, sekarang ini sudah terisi oleh pemain yang diprioritaskan oleh Zidane untuk masuk ke tim senior, yaitu Militao dan Valverde. Kedua pemain ini dianggap lebih pas untuk membela Real Madrid di pertandingan La Liga musim ini, meskipun pemain lainnya juga memiliki keterampilan bermain bola yang tidak perlu diragukan lagi.

Keputusan Real Madrid ini mengacu pada Pasal 227 Regulasi Umum RFEF, dimana setiap pemain U-23 yang didaftarkan ke usia muda sehingga bisa bermain untuk tim pertama dalam periode yang tidak terbatas. Pertimbangan ini, tentunya tidak hanya mengacu pada salah satu ketentuan saja, melainkan ada ketentuan lain yang dijadikan pertimbangan pula.

Menurut Undang-Undang Olahraga Spanyol 1990, Kubo, Rodrygo dan Vinicius dinyatakan bisa bermain di Piala Super Spanyol dan ajang Copa del Rey. Hal ini dikarenakan kedua pertandiangan ini tidak memiliki kategori sebagai kompetisi profesional dan kompetisi ini tidak diselenggarakan oleh La Liga, jadi ketiganya bisa mengikuti pertandingan ini.

Meskipun Valverde yang berasal dari Uruguay sudah mengganti kewarganegaraannya menjadi Spanyol, Real Madrid tetap harus menghadapi permasalahan pemain non-Eropa yang melebihi kuota. Padahal, pemain asal Uruguay ini sudah mengurus penggantian kewarganegaraan sejak April lalu atau saat usianya 21 tahun.

 

Pemain Liga Champions

Real Madrid tidak bisa mendaftarkan Rodrygo, Kubo dan Vinicius untuk tim B Liga Champions, karena ketiganya masih belum dua tahun membela Los Blancos. Situasi ini membuat mereka harus lebih bersabar untuk menunggu waktu yang tepat, agar bisa membela club kebanggaannya itu.

Masalah lain muncul mengenai list A, dimana hanya ada 25 pemain yang boleh didaftarkan dan Real Madrid sekarang memiliki 28 pemain, termasuk Mariano, Gareth Bale, Andriy Lunin, dan James Rodriguez. Hal ini mebuat Zidane harus kembali menyeleksi pemain yang termasuk dalam kuota 25 ini.

Dari 25 pemain ini, paling tidak ada delapan pemain yang harus sudah menerima pelatihan formatif di Spanyol dan empat pemain yang berasal dari pembinaan usia muda. List A Liga Champions harus diserahkan sebelum 2 September 2019, sehingga Real Madrid harus bergegas untuk menetapkan pemain yang akan ikut membela timnya di Liga Champions.

Semoga permasalahan administratif Real Madrid ini segera usai dan bisa kembali fokus untuk persiapan dalam Liga Champions yang akan segera hadir. Jadi, jangan lewatkan untuk menonton performa Real Madrid melawan musuh-musuhnya di lapangan hijau.

 

Win88id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *